Tampilkan postingan dengan label TIPS BERMANFAAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIPS BERMANFAAT. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 November 2013

Langkah Langkah Penulisan Essay/Esai

1. Memilih Topik
Bila topik telah ditentukan, anda mungkin tidak lagi memiliki kebebasan untuk memilih. Namun demikian, bukan berarti anda siap
untuk menuju langkah berikutnya.

Pikirkan terlebih dahulu tipe naskah yang akan anda tulis. Apakah berupa tinjauan umum, atau analisis topik secara khusus? Jika
hanya merupakan tinjauan umum, anda dapat langsung menuju ke langkah berikutnya. Tapi bila anda ingin melakukan analisis
khusus, topik anda harus benar-benar spesifik. Jika topik masih terlalu umum, anda dapat mempersempit topik anda. Sebagai
contoh, bila topik tentang “Indonesia” adalah satu topik yang masih sangat umum. Jika tujuan anda menulis sebuah gambaran
umum (overview), maka topik ini sudah tepat. Namun bila anda ingin membuat analisis singkat, anda dapat mempersempit topik
ini menjadi “Kekayaan Budaya Indonesia” atau “Situasi Politik di Indonesia. Setelah anda yakin akan apa yang anda tulis, anda
bisa melanjutkan ke langkah berikutnya.

Bila topik belum ditentukan, maka tugas anda jauh lebih berat. Di sisi lain, sebenarnya anda memiliki kebebasan memilih topik
yang anda sukai, sehingga biasanya membuat esai anda jauh lebih kuat dan berkarakter.
2. Tentukan Tujuan
Tentukan terlebih dahulu tujuan esai yang akan anda tulis. Apakah untuk meyakinkan orang agar mempercayai apa yang anda
percayai? Menjelaskan bagaimana melakukan hal-hal tertentu? Mendidik pembaca tentang seseorang, ide, tempat atau sesuatu?
Apapun topik yang anda pilih, harus sesuai dengan tujuannya.
3. Tuliskan Minat Anda
Jika anda telah menetapkan tujuan esai anda, tuliskan beberapa subyek yang menarik minat anda. Semakin banyak subyek yang
anda tulis, akan semakin baik. Jika anda memiliki masalah dalam menemukan subyek yang anda minati, coba lihat di sekeliling
anda. Adakah hal-hal yang menarik di sekitar anda? Pikirkan hidup anda? Apa yang anda lakukan? Mungkin ada beberapa yang
menarik untuk dijadikan topik. Jangan mengevaluasi subyek-subyek tersebut, tuliskan saja segala sesuatu yang terlintas di
kepala.
4. Evaluasi Potensial Topik
Jika telah ada bebearpa topik yang pantas, pertimbangkan masing-masing topik tersebut. Jika tujuannya mendidik, anda harus
mengerti benar tentang topik yang dimaksud. Jika tujuannya meyakinkan, maka topik tersebut harus benar-benar menggairahkan.
Yang paling penting, berapa banyak ide-ide yang anda miliki untuk topik yang anda pilih.

Sebelum anda meneruskan ke langkah berikutnya, lihatlah lagi bentuk naskah yang anda tulis. Sama halnya dengan kasus
dimana topik anda telah ditentukan, anda juga perlu memikirkan bentuk naskah yang anda tulis.
5. Membuat Outline
Tujuan dari pembuatan outline adalah meletakkan ide-ide tentang topik anda dalam naskah dalam sebuah format yang
terorganisir.
  1. Mulailah dengang menulis topik anda di bagian atas
  2.  Tuliskan angka romawi I, II, III di sebelah kiri halaman tersebut, dengan jarak yang cukup lebar diantaranya
  3. Tuliskan garis besar ide anda tentang topik yang anda maksud:
  • Jika anda mencoba meyakinkan, berikan argumentasi terbaik
  • Jika anda menjelaskan satu proses, tuliskan langkah-langkahnya sehingga dapat dipahami pembaca
  • Jika anda mencoba menginformasikan sesuatu, jelaskan kategori utama dari informasi tersebut
  1.  Pada masing-masing romawi, tuliskan A, B, dan C menurun di sis kiri halaman tersebut. Tuliskan fakta atau informasi yang mendukung ide utama

6. Menuliskan Tesis
Suatu pernyataan tesis mencerminkan isi esai dan poin penting yang akan disampaikan oleh pengarangnya. Anda telah
menentukan topik dari esai anda, sekarang anda harus melihat kembali outline yang telah anda buat, dan memutuskan poin
penting apa yang akan anda buat. Pernyataan tesis anda terdiri dari dua bagian:

  • Bagian pertama menyatakan topik. Contoh: Budaya Indonesia, Korupsi di Indonesia
  • Bagian kedua menyatakan poin-poin dari esai anda. Contoh: memiliki kekayaan yang luar biasa, memerlukan waktu yang panjang untuk memberantasnya, dst.

7. Menuliskan Tubuh Esai
Bagian ini merupakan bagian paling menyenangkan dari penulisan sebuah esai. Anda dapat menjelaskan, menggambarkan dan
memberikan argumentasi dengan lengkap untuk topik yang telah anda pilih. Masing-masing ide penting yang anda tuliskan pada
outline akan menjadi satu paragraf dari tubuh tesis anda.

Masing-masing paragraf memiliki struktur yang serupa:

  • Mulailah dengan menulis ide besar anda dalam bentuk kalimat. Misalkan ide anda adalah: “Pemberantasan korupsi di Indonesia”, anda dapat menuliskan: “Pemberantasan korupsi di Indonesia memerlukan kesabaran besar dan waktu yang lama”
  • Kemudian tuliskan masing-masing poin pendukung ide tersebut, namun sisakan empat sampai lima baris.
  • Pada masing-masing poin, tuliskan perluasan dari poin tersebut. Elaborasi ini dapat berupa deskripsi atau penjelasan atau diskusi
  • Bila perlu, anda dapat menggunakan kalimat kesimpulan pada masing-masing paragraf.
  • Setelah menuliskan tubuh tesis, anda hanya tinggal menuliskan dua paragraf: pendahuluan dan kesimpulan.

8. Menulis Paragraf Pertama

  • Mulailah dengan menarik perhatian pembaca.
  • Memulai dengan suatu informasi nyata dan terpercaya. Informasi ini tidak perlu benar-benar baru untuk pembaca anda, namun bisa menjadi ilustrasi untuk poin yang anda buat.
  • Memulai dengan suatu anekdot, yaitu suatu cerita yang menggambarkan poin yang anda maksud. Berhati-hatilah dalam membuat anekdot. Meski anekdot ini efektif untuk membangun ketertarikan pembaca, anda harus menggunakannya dengan tepat dan hati-hati.
  • Menggunakan dialog dalam dua atau tiga kalimat antara beberapa pembicara untuk menyampaikan poin anda.
  • Tambahkan satu atau dua kalimat yang akan membawa pembaca pada pernyataan tesis anda.
  • Tutup paragraf anda dengan pernyataan tesis anda.

9. Menuliskan Kesimpulan
Kesimpulan merupakan rangkuman dari poin-poin yang telah anda kemukakan dan memberikan perspektif akhir anda kepada
pembaca. Tuliskan dalam tiga atau empat kalimat (namun jangan menulis ulang sama persis seperti dalam tubuh tesis di atas)
yang menggambarkan pendapat dan perasaan anda tentang topik yang dibahas. Anda dapat menggunakan anekdot untuk
menutup esai anda.

10. Memberikah Sentuhan Akhir

  • Teliti urutan paragraf Mana yang paling kuat? Letakkan paragraf terkuat pada urutan pertama, dan paragraf terlemah di tengah. Namun, urutan tersebut harus masuk akal. Jika naskah anda menjelaskan suatu proses, anda harus bertahan pada urutan yang anda buat.
  • Teliti format penulisan. Telitilah format penulisan seperti margin, spasi, nama, tanggal, dan sebagainya
  • Teliti tulisan. Anda dapat merevisi hasil tulisan anda, memperkuat poin yang lemah. Baca dan baca kembali naskahanda.
  • Apakah masuk akal? Tinggalkan dulu naskah anda beberapa jam, kemudian baca kembali. Apakah masih masuk akal?
  • Apakah kalimat satu dengan yang lain mengalir dengan halus dan lancar? Bila tidak, tambahkan bebearpa kata danfrase untuk menghubungkannya. Atau tambahkan satu kalimat yang berkaitan dengan kalimat sebelumnya
  • Teliti kembali penulisan dan tata bahasa anda.


Langkah Langkah Dasar Meresensi Buku

Berikut ini adalah langkah-langkah praktis yang dapat Anda gunakan untuk membuat resensi sebuah buku.

1. Melakukan penjajakan atau pengenalan buku yang diresensi, meliputi:

  • Tema buku yang diresensi, serta deskripsi buku.
  • Siapa penerbit yang menerbitkan buku itu, kapan dan di mana diterbitkan, tebal (jumlah bab dan halaman), format hingga harga.
  • Siapa pengarangnya: nama, latar belakang pendidikan, reputasi dan presentasi buku atau karya apa saja yang ditulis sampai alasan mengapa ia menulis buku itu.
  • Penggolongan / bidang kajian buku itu: ekonomi, teknik, politik, pendidikan, psikologi, sosiologi, filsafat, bahasa, sastra, atau lainnya.

  • 2. Membaca buku yang akan diresensi secara menyeluruh, cermat, dan teliti. Peta permasalahan dalam buku itu perlu dipahami dengan tepat dan akurat.


    3. Menandai bagian-bagian buku yang memerlukan perhatian khusus dan menentukan bagian-bagian yang akan dikutip sebagai data acuan.

    4. Membuat sinopsis atau intisari dari buku yang akan diresensi.

    5. Menentukan sikap atau penilaian terhadap hal-hal berikut ini:

  • Organisasi atau kerangka penulisan; bagaimana hubungan antar bagian satu dengan lainnya, bagaimana sistematika, dan dinamikanya.
  • Isi pernyataan; bagaimana bobot idenya, seberapa kuat analisanya, bagaimana kelengkapan penyajian datanya, dan bagaimana kreativitas pemikirannya.
  • Bahasa; bagaimana ejaan yang disempurnakan diterapkan, bagaimana penggunaan kalimat dan ketepatan pilihan kata di dalamnya, terutama untuk buku-buku ilmiah.
  • Aspek teknis; bagaimana tata letak, bagaimana tata wajah, bagaimana kerapian dan kebersihan, dan kualitas cetakannya (apakah ada banyak salah cetak).Sebelum melakukan penilaian, alangkah baiknya jika terlebih dahulu dibuat semacam garis besar (outline) dari resensi itu. Outline ini akan sangat membantu kita ketika menulis.

    6. Mengoreksi dan merevisi hasil resensi dengan menggunakan dasar- dasar dan kriteria-kriteria yang telah kita tentukan sebelumnya.

    Tags::
    Langkah meresensi buku biografi
    Langkah meresensi buku novel
    Langkah meresensi buku non fiksi
    Langkah meresensi buku fiksi
    Langkah meresensi buku pelajaran


  • Senin, 01 April 2013

    Wajib Coba: Dapatkan Pulsa GRATIS (BUKAN PENIPUAN) dari mCent

    Selamat Malam para BLOGGER. Saya mau share nih ..

    MAU PULSA GRATIS dari “mCent” ?? Tanpa Biaya, dan Bukan Penipuan!!

    Anda bisa mendapatkan PULSA mulai dari 50.000 s/d 500.000..

    WOW!! Fantastic yah? :D

    Gue udah ikutan loh sobat!! Dan Hasilnya benar benar Luar biasa!!

    .

    Program ini 100% DIJAMIN GRATIS Rp. 0,- (TIDAK MENYEDOT PULSA SEPESERPUN) jika anda tidak percaya, anda bisa melakukannya pada kartu perdana yang pulsanya telah habis atau tinggal sisa 100 perak, karena DIJAMIN TIDAK AKAN MENYEDOT PULSA.

    .

    Langsung aja yah berikut LANGKAH-LANGKAH MENDAPATKAN PULSA GRATIS :

    1. Daftarkan diri anda dengan cara memasukkan No. Hape Anda ke alamat ini http://mcent.com/ref/628F44/ atau http://mcent.com/ref/K5XP66/ .

    2. Setelah itu anda akan mendapatkan Kode verifikasi, masukkan kode tersebut di kolom yang telah disediakan.

    3. Lalu SEBARKAN dan Ajak sebanyak-banyaknya Teman anda dengan mengcopy link alamat ini http://mcent.com/ref/628F44/ atau http://mcent.com/ref/K5XP66/ ..

    4. Semakin Banyak anda mengajak teman, Maka anda Akan Mendapat pulsa yang semakin banyak pula.

    5. SELAMAT MENCOBA dan WAJIB bagi yang mau PULSA GRATIS..



    Senin, 11 Maret 2013

    CARA MENGHILANGKAN IKLAN SAAT BROWSING

    Cara Menghilangkan Iklan Saat Browsing dengan AdBlock
    Kalau iklan di pasangnya normal sih ga jadi masalah tapi kadang ada yang pasang iklannya terlalu lebay dan menurut ane hal itu cukup menggangu banget. Imbasnya ya otomatis sebagai visitor kita pasti males datang lagi ke website tersebut. betul tidak.. :D

    Buat nyoba cara menghilangkan iklan saat browsing silahkan aja pake AdBlock.
    Contoh ini saya pake Google chrome. stepnya..

    Langsung aja kunjungi AdBlock extension di Chrome Web Store

    CARA:
    1. kunjugi add-ons masing masing browser (LINKnya ADA DIBAWAH, UNTUK SEMUA BROWSER)
    2. tekan tombol Added to Chrome, ADA PADA POJOK KANAN ATAS, otomatis langsung nancep di chrome.

    cek disini
    chrome://settings/extensions

    hasilnya... web yang ditest okezone.com
    SEBELUM


    SESUDAH



    Kinclong kan.. hehehe...
    Untuk browser lainnya

    AdBlock Firefox
    https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/adblock-plus/

    AdBlock Opera
    https://addons.opera.com/en/extensions/details/opera-adblock/

    AdBlock Intenet Explorer v7, v8, v9 or v10
    http://simple-adblock.com/downloadpage/

    AdBlock Safari
    http://safariadblock.com/


    Selamat mencoba. Semoga artikel Cara Menghilangkan Iklan Saat Browsing dengan AdBlock ini bisa bermanfaat.

    SUMBER : pabriktea.blogspot.com

    Terjemahkan